Bupati Berau Sarankan Posyandu yang Belum Ada Wadah untuk Tempati Gedung PKK Kabupaten

img

POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, memberikan tanggapan serius terhadap masalah yang dihadapi 4 Posyandu di Kecamatan Tanjung Redeb yang belum memiliki wadah atau bangunan lantaran kurangnya lahan. Hal ini bedampak pada kurang aktifnya kader di lapangan.

 

Untuk penanggulangan masalah ini, Bupati Sri Juniarsih Mas menyarakan agar Posyandu yang terkendala lahan dapat menggunakan gedung PKK Kabupaten Berau yang berada di sebelah rumah dinasnya.

 

"Saya arahkan posyandu yang mengalami masalah lahan untuk memanfaatkan gedung PKK atau sekolah taman kanak-kanak yang ada di sekitarnya," kata Sri, Jumat (21/6/2024).

 

Lebih lanjut, Bupati menginstruksikan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DPPKBP3A) Berau untuk segera menindaklanjuti rencana penggunaan atau pemanfaatan gedung PKK tersebut, sehingga Posyandu yang mengalami permasalahan lahan bisa bisa beraktivitas dengan baik.

 

"Kami perlu segera menangani hal ini untuk memastikan bahwa pelayanan kesehatan di posyandu bisa tetap berjalan dengan baik," tegasnya.

 

Sementara itu, Bupati Sri Juniarsih Mas juga menyoroti masalah angka stunting yang masih tinggi di Kecamatan Tanjung Redeb, meskipun wilayah ini merupakan ibu kota kabupaten yang seharusnya mudah diakses oleh berbagai fasilitas.

 

"Kami sangat prihatin dengan kondisi ini. Oleh karena itu, langkah-langkah ini juga sejalan dengan komitmen kami dalam meningkatkan intervensi pencegahan stunting di Berau," ungkapnya.

 

Upaya ini juga didorong oleh komitmen Pemerintah Kabupaten Berau untuk mengaktifkan kembali semua posyandu, mulai dari posyandu balita, posyandu remaja, hingga posyandu lansia, guna memberikan pelayanan kesehatan yang merata dan optimal bagi seluruh masyarakat. Sri Juniarsih Mas juga mengajak para kader posyandu untuk turut berperan aktif dalam memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat setempat.

 

"Dengan langkah-langkah ini, kami berharap dapat memastikan bahwa setiap warga dapat tetap sehat dan memiliki kehidupan yang berkualitas. Kader posyandu merupakan garda terdepan dalam upaya ini," pungkas Sri Juniarsih Mas.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menekankan urgensi dari tindakan yang diambil. Sri berharap masalah ini dapat segera terselesaikan sehingga bulan depan, posyandu yang terkendala bisa kembali beroperasi dan memanfaatkan gedung PKK yang sudah ia sediakan. (Sep/Nad)